Drummer SID, Jerinx. (Foto: Instagram @jrxsid)

Halloseleb.com, Jakarta – Drummer “SID” Jerinx dilaporkan beberapa waktu lalu oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bali karena postingan di medsosnya yang menyebut bahwa IDI adalah kacung WHO (World Health Organization).

Atas perbuatannya itu Jerinx dilaporkan oleh IDI terkait ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang dilakukan Jerinx di akun Instagramnya. Jerinx dinilai melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 54A ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Jika diulas, Jerinx memang sering mengunggah sesuatu yang bersifat kontroversial. Berikut deretan cuitan Jerinx terkait corona yang dianggap kontroversial oleh publik:

  1. Jerinx minta disuntik Corona

Beberapa waktu lalu, Jerinx mengunggah acara diskusi soal virus Corona dengan dr.Tirta. Jerinx memang dikenal selalu menyuarakan virus Corona merupakan konspirasi.

“Simak diskusi Teori Konspirasi X Realitas Rumah Sakit bersama JRX dan dr. Tirta. Rabu 29 April 2020 pukul 20.00. Live di Instagram @jrxsid dan @dr.tirta,” tulis dalam poster yang diunggah Jerinx.

Namun yang cukup mencuri perhatian publik adalah mengenai caption yang ditulis Jerinx. Dalam caption terssbut, ia mengaku berani disuntik virus Corona jika ada yang menantangnya.

“Selamat pagi. Jika ada yg menantang saya ke RS untuk berinteraksi dgn pengidap covid, atau menantang saya disuntik virus covid, saya akan terima tantangannya dengan syarat: Jika saya selamat, seluruh dokter di Indonesia, seluruh awak media/seleb/SJW/musisi/influencer/selebgram yg terbukti masih menyuarakan lockdown WAJIB SUKARELA KE KANTOR POLISI MINTA DIBUI karena sudah menyampaikan solusi yg salah dan merugikan seluruh warga Indonesia,” tulis Jerinx.

Atas perbuatannya itu publik dibuat heboh dan geram dengan Jerinx. Beragam komentar di postingan Jerinx dilakukan oleh warganet.

  1. Bagi Jerinx, corona hanya konspirasi

Pada bulan April 2020 lalu, ia membuat kembali unggahan di Instagram yang membuat geger publik. Ia menyebut bahwa ada sesuatu yang lain di balik pandemi corona.

“Yang tidak percaya jika covid ini hanya skema bisnis mungkin masih percaya jika Amerika pernah mendarat di bulan dan 911 kerjaan orang Islam,” ujarnya.

Jerinx juga mencuit di akun twitternya soal teori konspirasi covid-19. Teori yang ia angkat mengenai ketidakpercayaan dirinya terhadap Bill Gates, elite global, dan teknologi internet mobil 5G yang dianggap berpatisipasi menyebarkan corona.

  1. Singgung selebriti yang ke Istana Negara

Sederet selebriti Indonesia memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara. Jerinx berfikir bahwa ada hubungan antara virus corona di Indonesia dengan selebriti.

“Gak di Hollywood gak di Indonesia sama aja. Tolong tag seleb/centang biru Indonesia yg pro WHO. Suruh mereka nonton investigasi ttg keterlibatan Hill & Knowlton Strategies dalam propaganda cuci otak para Key Opinion Leaders,” tulis Jerinx di Instagram.

“Saya yakin ini ADA HUBUNGANNYA dengan pemanggilan para “seleb” ke Istana minggu lalu,”imbuhnya.

  1. Tolak rapid test dan memakai masker

Jerinx Superman Is Dead (SID) melakukan aksi tolak rapid test dan tidak pakai masker di tempat umum sebagai syarat administrasi yang digelar Masyarakat Nusantara Sehat (MANUSIA) di Lapangan Renon, Kota Denpasar, Bali, pada Minggu (26/7/2020).

Jerinx turun ke jalan bersama ratusan orang untuk melakukan demo menolak rapid test dan swab test.

Dalam video yang diunggahnya di Instagram, sang drummer ini tampak berada di barisan terdepan sembari memegang spanduk. Dengan busana hitam, dia terlihat semangat menyuarakan pendapatnya.

“Bali Menolak Rapid & Swab Test. Dikomandani oleh @frontier.bali diprovokasi oleh @gendovara, dihibur @vlaminora @leeyonk_sinatraofficial dan diikuti oleh ratusan masyarakat Bali yang menggelar aksinya di lapangan Renon Denpasar,” tulis Jerinx SID sebagai caption.

Menariknya selama aksi demo berlangsung, Jerinx SID sama sekali tidak menggunakan masker. Begitu pun dengan para demonstran lainnya.

  1. Sebut IDI Kacung WHO

Jerinx sebut Ikatan Dokter Indoensia (IDI) merupakan kacung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kalimat yang disebutkan Jerinx membuat IDI melaporkan ke Polda Bali.

“Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes Covid-19,” kata Jerinx melalu unggahannya di Instagram beberapa waktu lalu.

Merasa terhina kata-kata ‘kacung WHO’ yang diunggah Jerinx, drummer Superman Is Deas (SID), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pun melapor ke Polisi.

“Iya, terkait menghina IDI sebagai kacungnya WHO, IDI ikatan apa itu. Kita kan organisasi merasa terhina terhadap hal ini,” kata Ketua IDI Bali I Gede Putra Suteja, Selasa (4/8/2020).

Akibatnya,

Drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx dituntut penjara tiga tahun, hal itu ditetapkan dalam sidang kasus ujaran kebencian IDI ‘Kacung WHO’, Selasa (3/11/2020).

Dalam sidang tersebut, Jerinx dianggap bersalah karena telah melakukan tindak pidana bersifat sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang kemudian menimbulkan rasa kebencian.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx dengan pidana penjara selama tiga tahun dan denda Rp 10 juta subsidair tiga bulan kurungan. Dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah tetap berada dalam tahanan,” kata Jaksa Otong Hendra Rahayu dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. (rad)